Hari-hari terakhir Rajab pun berlalu. Tinggal melewati satu bulan Sya’ban, Ramadhan pun akan segera tiba. Bagian terakhir dari doa Imam Ja’far Ash-Shādiq berikut ini, mudah-mudahan mewakili harapan kita dalam menutup Rajab menjelang Ramadhan.
Allāhumma innī as-aluka shabrasy-syākirīna lakaYa Allāh, kuminta kesabaran orang-orang yang bersyukur kepada-Mu.
Wa’amalal-khā-ifīna mingkaAmal orang-orang yang takut kepada-Mu.
Wayaqīnal-‘ābidīna lakaDan keyakinan orang-orang yang menghamba kepada-Mu.
Allāhumma antal-‘aliyyul-‘azhīmYa Allāh, Engkau Maha Luhur dan Maha Agung.
Wa anā ‘abdukal-bā-isul-faqīrAdapun aku adalah hamba yang hina lagi sangat rapuh.
Wa antal-ghaniyyul-hamīdEngkau Maha Kaya lagi Terpuji.
Wa anāl-‘abdudz-dzalīlSedangkan aku sahaya yang lemah.
Allāhummam-nun bighināka ‘alā faqrīYa Allāh berkatilah dengan kekayaan-Mu kefakiranku.
Wabihilmika ‘alā jahlīBerkatilah dengan kelembutan kasih-Mu kebodohanku.
Wabiquwwatika ‘alā dha’fīDan berkatilah dengan kekuatan-Mu kelemahanku.
Yā qawiyyu yā ‘azīzWahai Yang Maha Perkasa, wahai Yang Maha Agung.
Allāhumma shalli ‘alā Muhammad wa-ālihil-awshiyā-il-mardhiyyīnYa Allāh, limpahkanlah salawat atas Nabi Muhammad beserta keluarganya yang diwasiatkan dan Kauridhai.
Wakfinī mā ahammanī min amrid-dunyā wal-ākhirahPenuhilah semua kepentinganku dari urusan dunia maupun akhirat.
Yā arhamar-rāhimīnWahai Yang Paling Kasih di antara para penyayang.


.jpg)

